Kanker Serviks, Gejala, Penyebab dan 7 Cara Mencegah Kanker Serviks

 

cara mengenali gejala, penyebab dan mencegah kanker serviks

Kanker Serviks, merupakan salah satu penyakit paling mematikan yang banyak merenggut nyawa wanita yang ada dari seluruh dunia. dan khususnya di indonesia, setiap tahunnya dilaporkan ada sekitar 15.000 wanita yang menderita dikarenakan penyakit satu ini. meskipun sangat berbahaya, pada kenyataannya ada cara untuk mencegah kanker serviks ini sendiri. dan sebelum itu, mari kita sama-sama simak ulasan artikel mengenai dan tentang kanker serviks ini sendiri disini.

Kanker Serviks

Kanker Serviks atau yang dikenal juga dengan sebutan kanker leher rahim yang merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita. merupakan sebuah penyakit yang dipicu oleh HPV (human papillomavirus) yang mana HPV ini sendiri dapat ditularkan melalui hubungan seksual. 

Meskipun wanita yang memiliki HPV ini belum tentu dapat mengembangkannya untuk menjadi sebuah kanker serviks. namun, jika sudah terkena HPV, maka resiko untuk terkena Kanker Serviks ini sendiri akan jauh lebih besar.

Gejala Kanker Serviks

Pada stadium awal, gejala dari kanker serviks ini sendiri sulit untuk didiagnosa dan dikenali. hal itu karena, pada stadium ini keluhan ataupun gejala sering tidak tampak dan dirasakan oleh pengidapnya. dan jikapun bergejala, seringkali tidak ada hal khas dari kanker serviks ini sendiri yang mana akhirnya justru dianggap sebagai penyakit lain.

dan akhirnya, pada stadium lanjutlah baru gejala dan juga keluhan bermunculan yang biasanya hadir satu per satu dan juga bisa hadir sekaligus. meskipun begitu, ada beberapa gejala yang dapat dicurigai sebagai gejala awal dari kanker serviks ini sendiri.

  • Pendarahan pada vagina diluar jadwal normal menstruasi. setelah berhubungan badan, pemeriksaan panggul bahkan setelah menopause.
  • Keputihan yang berwarna coklat bercampur darah serta berbau menyengat.
  • nyeri pada panggulu dan punggung yang tidak kunjung reda.
  • sakit saat buang air kecil dan juga ketika berhubungan badan.
  • urin mengandung darah.

Penyebab Kanker Serviks

Seperti yang telah disinggung diatas sebelumnya, bahwa HPV merupakan Penyebab utama dari Kanker Serviks ini sendiri. namun HPV yang dimaksud adalah Virus HPV Tipe 16 dan HPV Tipe 18. virus satu ini sangat mudah menyebar dan menjangkiti karena dapat berpindah tidak hanya melalui cairan tapi juga melalui sentuhan.

Penggunaan toilet umum dimana sebelumnya telah dipakai oleh mereka yang telah terjangkiti virus HPV juga meningkatkan resiko dari terkena Kanker Serviks ini sendiri. namun selain itu, kebiasaan hidup buruk dan tidak sehatlah yang memberi kemungkinan terbesar dari terjangkiti kanker serviks.

seperti kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C dan E serta kekurangan dalam asupan asam folat. faktor keturunan dan juga penggunaan Pil serta Obat KB dalam waktu yang lama juga meningkatkan resiko kanker serviks. selain dari seringnya bergonta-ganti pasangan seks atau berhubungan dengan laki-laki yang doyan bergonta-ganti rekan seks.

Pengobatan Kanker Serviks

Tindakan pengobatan kanker serviks seperti kemoterapi, radioterapi dan juga bedah pada umumnya tergantung kepada sudah seberapa jauh tingkat stadium dari kanker serviks itu sendiri yang dialami oleh tubuh pasien. 
namun, kemungkinan untuk sembuh tentu jauh lebih besar apabila gejala ataupun penyakit kanker serviks ini sudah terdeteksi sedini munkin sebelum masuk pada stadium awal ataupun lanjut. oleh sebabnya, penting rasaya bagi setiap wanita untuk rutin dalam screening secara berkala sejak sebelum ataupun setelah menikah. dan juga melakukan vaksin sejak usia 10 tahun.

Cara Mencegah Kanker Serviks

Meskipun ada pengobatan seperti kemo dan juga radioterapi untuk menangani kanker serviks. bagaimanapun, pencegahan tetap menjadi hal yang dianjurkan dan tentunya terbaik untuk dilakukan sebelum menderita dikarenakan penyakit berbahaya satu ini. 

berikut, beberapa cara mencegah kanker serviks

Rutin Pemeriksaaan Pap Smear

Pap Smear merupakan pemeriksaan dengan mengambil sample dari sel-sel pada serviks sehingga bisa mengetahui sel-sel yang berpotensi menjadi kanker. meskipun sel yang yang berpotensi kanker belum tentu akan berubah menjadi kanker. tidak ada salahnya untuk membersihkan dan menyingkirkannya sejak dini.

Pap Smear sebaiknya dilakukan rutin setiap 3 tahun sekali sejak usia 21 Tahun atau sejak aktif dalam melakukan kegiatan seksual.

Memeriksa HPV Secara Rutin

HPV yang menjadi sumber dari terjadinya kanker serviks tentu harus menjadi hal utama yang wajib untuk dilakukan pemeriksaan. Tes HPV sendiri umumnya dapat dilakukan secara mandiri ataupun dikombinasikan bersama Pap Smear. dan khusus wanita diusia lebih dari 30 tahun sangat dianjurkan untuk melakukan tes HPV selama 5 tahun sekali.

Melakukan Suntik Vaksin Kanker Serviks

HPV, khususnya HPV 16 dan 18 yang merupakan virus pemicu dari kanker serviks dapat dicegah dengan dilakukannya suntikan vaksi sebelum si wanita aktif dalam hal seksual. yaitu direntang usia 9 sampai dengan 13 tahun, dimana merupakan rentang usia yang sangat dianjurkan. 

meskipun vaksin tersebut masih dapat digunakan pada wanita diusia 26 tahun, namun wajib dilakukan Pap Smear dan juga Tes HPV apabila telah aktif dalam kegiatan seksual sebelumnya.
Vaksin HPV tidak hanya diperuntukkan bagi wanita, pada pria juga wajib diberikan vaksin tersebut untuk mencegah penyakit kelamin seperti kutil kelamin, kanker penis dan anus serta pencegahan infeksi HPV terhadap Pasangan nantinya.

Hindari Hubungan Seksual tinggi Resiko

Tidak Menggunakan Kondom dan Ber Gonta-ganti pasangan adalah contoh dari hubungan seksual yang sangat beresiko. karena penularan atau infeksi HPV akan sangat berpotensi dari semua itu. selain itu juga, kontak kulit dalam berhubungan juga menjadi resiko tersendiri dari kanker serviks ini. seperti seks oral, anal dan mainan seks.

Hindari Merokok

Merokok tidak hanya berbaha bagi kesehatan jantung dan juga paru-paru. karena pada kenyataannya, wanita yang merokok ataupun menghisap asap rokok dapat menderita resiko kanker serviks lebih besar daripada HPV. dan tentunya, dengan durasi juga jangka waktu yang lebih lama dalam hal merokok semakin meningkatkan resiko terjangkit kanker serviks lebih besar.

Menjaga Pola Makan

Menghindari makanan junk food yang beresiko menimbulkan kanker, juga berhenti meminum alkohol serta minuman olahan yang tinggi gula serta pengawet akan meminimkan tingkat resiko dari terkena kanker serviks. mulailah untuk memakan makanan dengan tinggi gizi dan vitamin mulai sekarang.

Menjaga Berat Tubuh Untuk Tetap Ideal

Kelebihan berat tubuh tidak hanya akan menimbulkan beragam jenis penyakit kronis. tapi juga kesempatan berkembangnya sel-sel kanker untuk semakin besar. untuk itu, menjaga proporsional dan idel pada tubuh wajib hukumnya agar sistem imun tetap terjaga demi menekan pertumbuhan dari sel-sel kanker tersebut. 
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url