5 Cara Merencanakan Keuangan, Manfaat untuk Pribadi dan Bisnis

cara merencanakan keuangan


 Merencanakan keuangan adalah salah satu bagian dan hal penting dalam kehidupan. Meskipun ada pepatah yang mengatakan bahwa tidak semua urusan harus diselesaikan dengan uang, atau uang tidak dapat menyelesaikan segala-galanya. namun kenyataannya, tanpa kondisi keuangan yang baik dan stabil, maka hampir bisa dipastikan bahwa kesulitan hidup juga akan semakin bertambah dan sulit diselesaikan. 

katakan saja, kita memang tidak bisa memakan uang, tidak dapat mengendarai uang, tidak dapat mengganti lembaran dokumen penting dengan selembar uang dan banyak hal lainnya. tapi dengan uang, tentu kita dapat membeli makanan untuk mengisi kekosongan perut, dengan uang kita dapat membeli kendaraan untuk transportasi atau minimal membayar transport kita. 

dan dengan uang juga kita dapat untuk membayar dalam pengurusan dokumen penting pribadi, contohnya seperti surat pcr atau antigen untuk bepergian dengan pesawat sekarang ini dan banyak lagi hal serupa lainya. semua itu jelas membutuhkan satu hal, yaitu "UANG". maka dari itu, pentingnya kesadaran dari diri kita untuk sedini mungkin bisa dan tau cara agar mampu merencanakan keuangan dengan baik.

Cara Merencanakan Keuangan

Setidaknya ada 5 faktor atau cara efektif untuk merencanakan keuangan sebaik mungkin yang akan kami ulas pada artikel ini. yang mana meliputi dari mulai menganalisa kondisi ekonomi anda saat ini sampai dengan konsistensi yang harus selalu terjaga dari awal hingga akhir agar semua perencanaan ini tidak jadi hal yang sia-sia tentunya.

1. Analisa Situasi Keuangan Saat Ini

Analisa keuangan yang anda lakukan harus dan sebaiknya memperhatikan beberapa hal utama dan paling penting dalam kehidupan anda, yang diantaranya ialah kondisi kesehatan, status perkawinan, jumlah tanggungan, status aset, jenis pekerjaan, dan juga faktor lingkungan dan pergaulan anda.
  • kondisi kesehatan, yang kami maksud ialah apakah anda dan beserta seluruh pihak ataupun orang-orang yang bergantung hidup pada diri anda dalam kondisi kesehatan yang baik atau justru butuh perhatian khusus. terlepas yang manapun itu, maka menyisihkan dana darurat atau ikut dengan sebuah asuransi adalah salah satu hal bijak yang bisa anda lakukan.
  • status perkawinan, tentu kebutuhan hidup dari orang yang masih lajang dengan mereka yang telah hidup berumah tangga memiliki perbedaan yang signifikan. memperhatikan kebutuhan, khususnya mengutamakan yang primer adalah sebuah kewajiban dibanding mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bersifat sekunder.
  • status aset, dapat berupa rumah atau kendraan yang anda miliki sekarang ini. apakah sudah menjadi hak milik atau masih dalam posisi berhutang dan cicilan. jika telah menjadi hak milik, maka simpan dana yang biasa dipakai untuk cicilan atau bayar sebagai tabungan. namun jika dalam kondisi masih berhutang, maka mengutamakan pembayaran saat mendapatkan gaji atau penghasilan agar segera lunas adalah cara terbaik agar anda tidak terjerat hutang yang lain dikemudian hari.
  • faktor lingkungan dan pergaulan, banyak dari orang yang gagal dalam perencanaan keuangannya dikarenakan masih terjebak dalam lingkup lingkungan dan pergaulan yang memaksa dirinya untuk selalu boros. maka dari itu, mengubah cara pandang dan pikir anda berkenaan soal pergaulan dan pertemanan sangatlah penting. yang mana, bukan berarti dengan berteman baik kepada semua orang justru mengorbankan keperluan dan kebutuhan hidup dan diri anda untuk masa depan. 

2. Susun Rencana Beserta Alternatif Keuangan Untuk Masa Depan

Penyusunan perencanaan keuangan harus anda lakukan sejak sekarang, yang mana didalamnya haruslah memperhatikan hal-hal pada point nomor 1 diatas sebelumnya. kemana saja alokasi uang yang akan anda keluarkan, dan memikirkan lebih dahulu soal darimana sumber penghasilannya apabila ingin menambah jumlah pengeluaran untuk hal-hal tertentu.

yang perlu kami untuk ingatkan adalah, jangan pernah jadikan hal-hal pokok atau utama sebagai pilihan kedua dan begitupun sebaliknya. dalam kata lain, maka utamakan hal primer sebelum anda memutuskan untuk mengeluarkan uang kepada hal yang bersifat sekunder.

juga tidak lupa untuk menyiapkan beberapa alternatif cadangan sebagai respon terhadap hal-hal yang terjadi tanpa diinginkan nantinya. caranya, yaitu dengan tetap menyisihkan dari penghasilan anda buat ditabung atau disimpan sebagai jaminan bagi diri sendiri seandainya ada hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti tiba-tiba jatuh sakit, renovasi rumah dan lain sebagainya.

3. Rencanakan Tujuan Keuangan

Merencanakan tujuan dari keuangan anda bagi kami adalah hal yang penting, teramat penting malahan. karena selain agar kita konsisten dalam melakukannya, juga sebagai pendongkrak semangat atau motivasi agar tujuan dari hal tersebut segera terlaksana.

sebagai contoh, anda merencanakan keuangan sedini mungkin dengan tujuan agar dalam waktu 2 hingga 3 tahun kedepan memiliki atau mempunyai tabungan 50 juta rupiah. atau tujuan agar dalam tempo waktu 1 tahun kedepan, anda dapat membeli sebuah motor baru tanpa harus hutang melalui leasing.

benar, jika jatuhnya dari perencanaan keuangan ini adalah membuat diri kita hemat dan giat menabung. tapi coba pikirkan lagi, apakah tidak ada keinginan dari diri kita untuk dapat memiliki property ataupun rumah pribadi dalam kurun waktu 5 tahun kedepan tanpa hutang? semua itu cuma bisa diwujudkan tidak hanya dengan menabung, tapi juga perencanaan dengan tujuan yang matang dan terarah.

4. Melaksanakan Rencana Keuangan Dengan Disiplin

Sempat kami singgung sebelumnya, bahwa konsistensi adalah kunci dari semua perencanaan keuangan ini. karena, tanpa kedisiplinan dan komitmen dari diri anda sendiri untuk mencapai tujuan dari sebuah rencana keuangan ini, maka akan sangat mustahil untuk dicapai. atau malah bisa jadi hanya berjalan setengah jalan, yang artinya hanya akan membuang-buang waktu, tenaga dan pikiran saja nantinya.

5. Riview Secara Berkala Semua Perencanaan Yang Telah Disusun

Tujuan dari review ini tidak lain dan bukan hanya untuk mengetahui apa saja hal yang telah berhasil dicapai, dan masih belum terlaksana dikarenakan beragam macam hal dibaliknya. dengan review berkala ini ini anda akan semakin paham dan mengerti tentang dimana letak salah dan kelemahan dari semua perencanaan yang anda telah buat.

dikarenakan beberapa hal dari perencanaan terkadang justru tampak mustahil ketika telah dimulai untuk dilaksanakan, maka dari itu review berkala penting agar anda tau hal tersebut masih layak untuk dikerjakan atau ada alternatif lain yang bisa dilakukan sebagai gantinya.

Riview perencanaan keuangan juga penting untuk melihat, apakah kondisi anda saat melakukan review masih sama dengan keadaan saat pertama memulai perencanaan keuangan. kondisi yang dimaksud adalah apakah pekerjaan, usaha, gaji, penghasilan dan jumlah tanggungan serta gaya hidup tentunya. karena, apabila mengalami peningkatan penghasilan, artinya ada beberapa hal dalam rencana keuangan anda yang bisa diubah atau ditambah. begitu juga apabila mengalami penurunan taraf hidup, karena artinya ada hal-hal dari rencana tersebut yang tidak perlu atau sebaiknya ditunda untuk dilakukan.

demikian sedikit yang dapat kami sampaikan mengenai perencanaan keuangan, semoga dapat bermanfaat dan membantu anda yang membutuhkannya.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url